Gigi Sakit Setelah Ditambal? Begini Cara Mengatasinya - Centropedia

04 April 2019

Gigi Sakit Setelah Ditambal? Begini Cara Mengatasinya

Gigi Sakit Setelah Ditambal? Bgini Cara Mengatasinya

Cara Mengatasi Sakit Gigi Setelah Ditambal - Sakit gigi berlubang merupakan keadaan yang sangat tidak menyenangkan. Aplagi jika sakitnya sudah sangat parah dan nyeri, bisa membuat penderitanya menangis. Gigi berlubang atau karies gigi diderita hampir 70% masyarakat Indonesia. Berarti mayoritas penduduk Indonesia memiliki penyakit yang sama yaitu sakit gigi berlubang.


Sebenarnya sakit gigi berlubang dapat dicegah jika sedini mungkin melakukan perawatan gigi. Rajin menggosok gigi, membersihkan mulut setelah makan, tidak menyisakan makan di mulut saat akan tidur. Dan terakhir mengunjungi dokter gigi secara rutin setahun sekali atau dua tahun sekali.

Namun tidak semua orang peduli dengan kesehatan giginya sehingga seringnya melakukan kunjungan ke dokter gigi setelah gigi berlubang dan akan ditambal, atau malah yang lebih parah ke dokter gigi setelah sakit gigi dan minta dicabut. Padahal cabut gigi pada saat gigi terasa sakit tidak akan dijinkan oleh dokter. Dokter gigi akan memeriksa gigi yang sakit terlebih dahulu dan mengobati gigi itu. Baru setelah hilang sakitnya, gigi bisa dicabut.

Kalau gigi berlubang, biasanya solusi yang ditawarkan dokter gigi pertama adalah dengan cara penambalan gigi, baik itu penambalan sementara ataupun penambalan secara permanen pada gigi. Tambal gigi sementara dilakukan saat gigi sakit bisa saja dilakukan untuk mencegah masuknya makanan ke gigi berlubang.

Sebab jika gigi yang berlubang kemasukan makanan akan mengakibatkan nyeri, dan makanan yang masuk pada gigi berlubang akan sulit untuk dibuang atau dibersihkan. Jika ada sisa makanan pada gigi berlubang bisa membuat sakit gigi makin parah.


Oleh karena itu penambalan sementara pada gigi yang berlubang menjadi pilihan yang harus dilakukan. Nah, permsalahannya adalah kenapa setelah gigi ditambal malah sakitnya semakin parah dan terasa nyeri. Untuk membuka mulut saja sakit, apalagi untuk mengunyah makanan, pasti lebih sakit lagi. Pada kondisi yang lebih parah, gigi menjadi bengkak dan terlihat di pipi yang membesar.

Cara Mengatasi Sakit Gigi Setelah Ditambal

Bagaimanapun kondisinya, sakit gigi harus segera diatasi, diobati dan dihilangkan. Cara mengobati sakit gigi setelah ditambal tidak ada cara lain selain dengan membuka tambalan dan melihat kondisi gigi secara langsung. Membuka tambalan tidak bisa dilakukan secara mandiri, anda harus dokter gigi terdekat.

Penyebab Sakit gigi setelah ditambal biasanya karena pada gigi yang berlubang sudah timbul nanah. Sehingga setelah ditambal, gigi keluar nanah namun tidak bisa keluar dari gigi. Sehingga nanah menekan ke segala penjuru dalam gigi berlubang. Akibatnya rasa nyeri yang amat sangat dirasakan oleh penderita.


Melihat kondisi yang demikian, Dokter gigi yang berpengalaman akan segera melakukan tindakan dengan melepas tambalan gigi. Kemudian membersihkan seluruh kotoran yang ada. Kemudian memberikan obat pada gigi. Ada dokter yang menyarankan jika sudah timbul nanah, sebaiknya jangan ditambal. Namun cukup ditutup lubang pada gigi dengan kapas. Lakukan penggantian kapas setelah selesai makan.

Cara mengatasi gigi sakit setelah ditambal ini sudah sangat diketahui oleh dokter gigi. Setelah melihat gigi yang berlubang ini, dokter bisa memberikan obat seperti antibiotik untuk mematikan bakteri penyebab gigi berlubang dan sakit. Serta obat penghilang rasa sakit jika sewaku-waktu gigi terasa sakit. Jika kondisi gigi masih bisa dimungkinkan dirawat, dokter akan menyarankan dirawat. Namun jika sudah parah, dokter gigi bisa memberikan saran untuk dicabut.

Comments